Tim HSSE Kilang Dumai Kerahkan AFT 16 Padamkan Kebakaran Gedung MAN 1, Api Padam 35 Menit

Tim HSSE Kilang Dumai Kerahkan AFT 16 Padamkan Kebakaran Gedung MAN 1, Api Padam 35 Menit

DUMAI — Kebakaran yang melanda gedung kelas MAN 1 Dumai di Jalan Bukit Datuk Lama, Kelurahan Bukit Datuk, Kecamatan Dumai Selatan, ditangani dengan pengerahan armada Auxiliary Fire Truck (AFT) 16 milik Tim HSSE PT Kilang Dumai Pertamina Patra Niaga. Laporan pertama diterima pukul 07.05 WIB, dan tim harian yang sedang berjaga bersama personel security langsung bergerak ke lokasi.

Selain mengerahkan satu armada mobil pemadam, tim juga membantu penjagaan di sekitar lokasi kejadian agar proses pemadaman tidak terhambat. Upaya pemadaman berlangsung intensif hingga tahap cooling atau pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan.

Api Padam dalam 35 Menit, 4 Ribu Liter Air Dikerahkan

Api berhasil dipadamkan pada pukul 07.40 WIB. Proses pemadaman menghabiskan 4 ribu liter air. Setelah kondisi dipastikan aman, personel pemadam dan armada kembali ke titik siaga di Komperta Bukit Datuk.

Manager HSSE PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Syahrial Okzani, menyatakan bahwa pihaknya menerima laporan pada pukul 07.05 WIB dan langsung mengerahkan satu armada mobil serta personel pemadam ke lokasi kebakaran.

"Usai menerima laporan kami langsung mengerahkan armada Auxiliary Fire Truck (AFT) 16 dan tim harian yang berjaga serta security untuk memadamkan api dan membantu penjagaan di lokasi kejadian agar memudahkan proses pemadaman. Bantuan ini merupakan sinergi tanggap darurat kami membantu Tim Damkar Pemerintah Kota Dumai, sehingga kebakaran bisa teratasi cepat dan tidak merambat ke bangunan lainnya," ujar Syahrial.

Sinergi Tanggap Darurat dengan Damkar Kota Dumai

Bantuan pemadaman dari Tim HSSE Kilang Dumai menjadi bagian dari sinergi tanggap darurat bersama Tim Damkar Pemerintah Kota Dumai. Berkat penanganan cepat, api tidak merambat ke bangunan lain di kompleks sekolah tersebut.

Area Manager Communication, Relations, & CSR PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Tengku Muhammad Rum, menambahkan bahwa bantuan pemadaman merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk senantiasa responsif terhadap situasi darurat di sekitar wilayah operasional kilang.

"Ini merupakan bentuk respons cepat dan solidaritas kami kepada masyarakat dalam membantu penanggulangan keadaan darurat di Kota Dumai. Kami turut prihatin atas musibah yang dialami salah satu sekolah terbaik di Kota Dumai. Semoga proses pemulihan pasca kebakaran dapat berlangsung cepat, sehingga kegiatan belajar mengajar dapat kembali normal dan anak-anak tetap semangat dalam belajar," pungkas Muhammad Rum.

Dampak ke Kegiatan Belajar Mengajar

Gedung kelas yang terbakar berada di lingkungan MAN 1 Dumai, salah satu sekolah negeri di Kota Dumai. Proses pemulihan pasca kebakaran menjadi perhatian agar kegiatan belajar mengajar bisa kembali normal secepatnya.

Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai menyatakan akan terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai inisiatif dan bersinergi dengan pemangku kepentingan dalam penanganan kondisi darurat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index