Kebakaran Pabrik Sabun di Simalungun: 3 Pekerja Meninggal, Api Masih Berkobar Hingga Malam

Kebakaran Pabrik Sabun di Simalungun: 3 Pekerja Meninggal, Api Masih Berkobar Hingga Malam
Api masih berkobar hingga malam di lokasi kebakaran pabrik sabun di Simalungun, tiga pekerja dilaporkan meninggal dunia.

JURNALNESIA.ID — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Simalungun mencatat tiga orang meninggal dunia dalam insiden yang terjadi sekitar pukul 10.00 WIB tersebut. Para korban merupakan pekerja las dari PT Nirwana Mahanu Putra, vendor konstruksi yang menggarap proyek di dalam pabrik milik PT Evyap Sabun Indonesia.

"Informasi sementara tiga orang meninggal dunia, pekerja lompat gedung katanya," ujar Kepala Bidang Kesiapsiagaan BPBD Simalungun, Jhon Ventho Purba, Kamis malam.

Penyebab kebakaran masih diselidiki

Petugas belum mengetahui pasti penyebab kebakaran. Ventho menyebut api pertama kali muncul setelah terdengar ledakan dari dalam bangunan, namun sumber ledakan tersebut masih menjadi misteri.

"Awal kebakaran terjadi dari ledakan di dalam bangunan," katanya ketika dikonfirmasi sekitar pukul 23.15 WIB.

Tim Inafis Polda Sumatera Utara telah tiba di lokasi untuk melakukan identifikasi dan mengamankan barang bukti. Proses penyelidikan masih berjalan bersamaan dengan upaya pemadaman yang belum tuntas.

Korban lain belum bisa dipastikan

Ventho mengaku belum mendapat informasi resmi mengenai kemungkinan pekerja lain yang terperangkap di dalam gedung. Pihaknya masih menunggu laporan lengkap dari tim gabungan yang bertugas di lapangan.

"Belum bisa dipastikan. Sampai saat ini kami belum dapat informasi resmi terkait korban yang terperangkap di dalam bangunan," ucapnya.

Gedung pabrik setinggi enam lantai menjadi tantangan tersendiri bagi regu pemadam. Proses pendingunan titik-titik api di lantai atas membutuhkan waktu lebih lama karena akses yang terbatas dan risiko struktur bangunan yang melemah akibat kobaran api.

Kronologi kebakaran dan upaya evakuasi

Laporan kebakaran diterima petugas pada pagi hari, dan dugaan sementara menyebut api bersumber dari lantai 3 atau 4 bangunan. Dalam waktu singkat, api menyebar ke lantai-lantai di atasnya.

Para pekerja yang berada di dalam gedung berupaya menyelamatkan diri. Sebagian berhasil keluar melalui tangga darurat, namun tiga korban yang tewas diduga melompat dari lantai atas untuk menghindari terjangan api.

Proses evakuasi dan pemadaman masih terus dilakukan hingga malam hari. Petugas gabungan dari BPBD, pemadam kebakaran, dan aparat setempat dikerahkan di lokasi kejadian di Desa Sei Mangkei, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun.

Perusahaan dan vendor konstruksi yang menaungi para korban belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai insiden ini. BPBD Simalungun juga belum dapat memperkirakan kerugian materiil akibat kebakaran yang terjadi di pabrik sabun tersebut.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index