PEKANBARU — Warga Pekanbaru yang berencana beraktivitas di luar ruangan pada Sabtu (8/8/2026) disarankan menyiapkan payung atau jas hujan. BMKG memprakirakan hujan dengan intensitas ringan akan turun di ibu kota Provinsi Riau tersebut sepanjang hari.
Informasi ini disampaikan Prakirawan BMKG Ranika Dwi melalui kanal YouTube resmi BMKG, Jumat (7/8/2026). “Hujan dengan intensitas ringan,” ujarnya saat memaparkan prakiraan cuaca untuk seluruh ibu kota provinsi se-Indonesia.
Wilayah Sumatera: Dua Pola Cuaca Berbeda
Berdasarkan rilis BMKG, kondisi cuaca di Pulau Sumatera pada hari itu terbagi dalam dua pola utama. Sebagian besar wilayah barat dan selatan diperkirakan diselimuti awan tebal tanpa hujan signifikan.
Banda Aceh, Padang, Jambi, dan Tanjung Pinang diprediksi berawan tebal. Sementara itu, Pangkal Pinang diperkirakan hanya berawan.
Selain Pekanbaru, Empat Ibu Kota Provinsi Ini Juga Diguyur Hujan
BMKG mencatat hujan ringan tidak hanya berpotensi turun di Pekanbaru. Medan, Bengkulu, Palembang, dan Bandar Lampung juga masuk dalam kategori wilayah yang akan diguyur hujan dengan intensitas serupa.
Prakiraan ini penting menjadi perhatian bagi pengendara roda dua dan roda empat yang melintasi jalur-jalur utama perkotaan. Potensi genangan air di sejumlah titik jalan kerap muncul saat hujan ringan turun dalam durasi cukup lama.
Bagaimana Kondisi Cuaca di Wilayah Indonesia Lainnya?
Untuk kawasan Jawa, BMKG memprakirakan Serang, Jakarta, Bandung, dan Semarang akan berawan. Yogyakarta diperkirakan berawan tebal, sementara Surabaya dilaporkan mengalami udara kabur.
Di Kalimantan, Pontianak diprediksi mengalami udara kabur, Palangkaraya dan Banjarmasin berawan, serta Samarinda berawan tebal. Hujan ringan diperkirakan turun di Tanjung Selor.
Sementara itu, di Sulawesi, hujan ringan berpotensi mengguyur Mamuju dan Palu. Makassar diperkirakan berawan, sedangkan Kendari, Gorontalo, dan Manado masuk kategori berawan tebal.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap memantau perkembangan informasi cuaca melalui kanal resmi. Pembaruan prakiraan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti dinamika atmosfer terkini.